Workshop Pengembangan Administrasi Layanan Bimbingan dan Konseling

Wednesday, February 25, 2015

print this page
send email


Administrasi layanan bimbingan dan konseling merupakan perangkat yang penting dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah agar hasil yang diharapkan dapat tercapai secara maksimal. Namun, fakta di lapangan masih banyak guru bimbingan dan konseling yang mengalami kesulitan dalam penyusunan perangkat tersebut, khususnya Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL). Untuk memfasilitasi dan meningkatkan kemampuan guru bimbingan dan konseling dalam penyusunan RPL, maka Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMP Kabupaten Sleman menyelenggarakan “Workshop Pengembangan Administrasi Layanan Bimbimbingan dan Konseling”. Workshop dilaksanakan selama 4 kali setiap hari rabu, mulai tanggal 25 Februari 2015 sampai dengan 18 Maret 2015.

Workshop dibuka Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman, Arif Haryono, SH. pada hari pertama, Rabu, 25 Februari 2015 di SMP Negeri 2 Sleman. Dalam sambutan dan pengarahannya, Kepala Disdikpora menekankan pentingnya peran Guru BK dalam menguatkan sikap, perilaku, dan karakter siswa, serta mendeteksi secara dini perilaku menyimpang siswa, mengingat permasalahan siswa tidak sekedar di sekolah tetapi juga permasalahan yang kompleks dalam kehidupan sosial masyarakat. Di samping itu, dalam menyikapi perubahan kurikulum, dari Kurikulum 2013 kembali ke Kurikulum 2006, Kepala Disdikpora menyampaikan bahwa, meskipun kurikulum kembali pada Kurikulum 2006, pendekatan saintifik dan karakter siswa harus tetap dilaksanakan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Setelah dibuka Kepala Disdikpora, pelaksanaan workshop dilanjutkan di masing-masing korwil. Korwil Sleman Barat di SMP Negeri 1 Godean, Korwil Sleman Tengah di SMP Negeri 2 Sleman, Korwil Sleman Utara di SMP Negeri 2 Ngemplak, dan Korwil Sleman Timur di SMP Negeri 3 Kalasan. Setiap korwil agar dapat fokus dalam penyusunannya, melaksanakan workshop satu bidang dari 4 bidang layanan BK, Pribadi, Sosial, Belajar, dan Karir. Hasil dari masing-masing korwil kemudian dikumpulkan menjadi satu paket di MGBK SMP Kabupaten Sleman, kemudian didistribusikan ke masing-masing sekolah, sehingga guru BK memiliki satu paket materi layanan bimbingan klasikal dengan beragam topik pada masing-masing bidang layanan BK lengkap dengan RPL dan medianya, dan dapat dipergunakan atau dikembangkan sesuai dengan kebutuhan siswa di masing-masing sekolah.

0 comments:

Post a Comment